Wali Kota Cirebon Bacakan Amanat Menteri Koperasi, Teguhkan Peran Koperasi sebagai Kekuatan Ekonomi Rakyat
CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon memperingati Hari Koperasi Indonesia Tahun 2026 melalui upacara peringatan yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.” Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cirebon membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di tengah berbagai tantangan zaman.

Peringatan Hari Koperasi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang gerakan koperasi Indonesia yang berawal dari Kongres Koperasi Indonesia pertama pada 12 Juli 1947 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Semangat tersebut terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi berdasarkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Dalam amanat Menteri Koperasi disampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koperasi bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan anggota dan penggerak kesejahteraan masyarakat.

Gagasan Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, tentang koperasi yang berlandaskan asas tolong-menolong dan kekeluargaan tetap relevan dalam menjawab tantangan ekonomi saat ini. Nilai tersebut menjadi fondasi bagi koperasi agar terus tumbuh sebagai kekuatan ekonomi yang inklusif.
Pemerintah terus mendorong transformasi koperasi agar semakin modern, profesional, dan berdaya saing. Pengembangan koperasi berbasis produksi, penguatan koperasi desa, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting agar koperasi mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Koperasi masa kini juga dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pemanfaatan platform digital dan inovasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Momentum Hari Koperasi Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa koperasi harus meninggalkan stigma sebagai organisasi yang berjalan lambat dan apa adanya. Koperasi harus hadir sebagai badan usaha modern yang dikelola secara profesional, kreatif, dan mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.
Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.